Hino New Generation Ranger pertama di dunia, hadir di Indonesia!

Prestasi membanggakan Hino Indonesia sebagai pusat otomotif dunia dengan Grand Launching HINO NEW GENERATION RANGER.....

PERTAMA DI DUNIA!

Senin, 13 April 2009

Perluanya LEADERSHIP bagi seorang Parts Manager Dealer


A good LEADER inspires men to have confidence in him/her
A great leader inspires men to have CONFIDENCE in themselves



Seorang Parts Manager Dealer adalah seorang "PEMIMPIN". Apakah gunanya leadership bagi seorang Parts Manager Dealer ?
Pemimpin menentukan ARAH organisasi

Napoleon Bonaparte berkata, “Kalau Anda berperang jangan melihat berapa jumlah tentara musuh, tetapi lihatlah siapa jenderalnya.” Ini menandakan, kita harus tahu siapa pemimpin yang bakal kita hadapi. Tidak peduli berapa jumlah pengikutnya, kalu kita kalahkan jenderalnya, kalahlah seluruh pasukannya.
Keberhasilan pekerjaan tidak akan dapat melampaui kemampuan seorang pemimpin untuk memimpin atau mempengaruhi orang lain. Kita tidak dapat mencapai hasil yang lebih tinggi daripada kemampuan kepemimpinan kita. Oleh karena itu, pengembangan pribadi seorang pemimpin sangat penting dalam suatu organisasi. Pemimpinlah yang menentukan arah dan langkah dari organisasinya.
Dalam dunia yang cepat berubah seperti sekarang, dibutuhkan pemimpin yang EFEKTIF dan HANDAL. Orang ini diharapkan dapat mengubah keadaan yang rutin menjadi keadaan yang menantang. Jack Welch, Mantan CEO General Electric (GE), punya kemampuan mengantisipasi perubahan. Jack Welch memang seorang pemimpin handal. Omzet perusahaannya yang berkembang dari 1,7 milyar dollar menjadi 39 milyar dollar pada tahun 1997, menjadi 200 milyar dollar di bawah kepemimpinannya. Ia memang salah satu orang terkaya di dunia karena jiwa kepemimpinannya.

Jack Welch mengajarkan kepada kita bahwa kepemimpinan seorang Parts Manager Dealer adalah :


  1. Pemimpin yang baik akan selalu membawa keuntungan bagi PENGIKUT dan ORGANISASI-nya. Pengikut disini berati PARTSHOP dan CUSTOMER sedangkan organisasi berarti DEALER. Oleh karena itu, Parts Manager Dealer harus bisa memberikan keuntungan bagi semua pihak.

  2. Akar kata pemimpin dalam bahasa inggris adalah LEAD yang berarti “harus pergi”. Jadi pemimpinlah yang pertama kali harus pergi. Mereka akan melangkahkan kaki ke tempat yang belum pernah dicapai oleh organisasi mereka sebelumnya, dan kondisi yang ingin dicapai harus lebih baik dari sebelumnya. Mereka akan memimpin dan memunjukkan arah, kemana organisasi ini akan dibawa, yakni ke tempat yang membawa keuntungan. Pemimpin harus mempunyai VISI dan selalu mencari peluang untuk memenuhi visinya.

Oleh karena itu,seorang Parts Manager Dealer harus memiliki kemampuan untuk :
1. Mengembangkan bisnis spareparts dari tahun ke tahun
2. Mampu mengantisipasi perubahan baik perubahan organisasi dealer, perubahan selera konsumen, perubahan harga, perubahan sistem , perubahan tehnologi,dsb
3. Mampu membawa keuntungan baik dealer, partshop dan customer
4. Berani melaksanakan program-program baru untuk mencapai hasil yang lebih baik
5. Mempunyai visi yang jelas dan berusaha mencapainya

Kepemimpinan adalah suatu TALENTA atau PELATIHAN dan KEDUDUKAN?

KEPEMIMPINAN sangat diperlukan bagi seoarang Parts Manager Dealer. Apakah kepemimpinan adalah suatu talenta? Hal ini tidak 100% benar karena kepemimpinan dapat juga dilatih. Kalau kita memiliki talenta, itu akan mempermudah kita menjadi pemimpin yang terampil. Talenta tanpa kerja keras juga akan menjadi tragedi dimana kepemimpinan kita menjadi tidak berharga di mata pengikutnya.

Dalam banyak dealer, karyawan bisa menjadi Parts Maneger Dealer berdasarkan penunjukan, bukan karena pelatihan dan kerja keras. Biasanya bawahan tidak akan mengikutinya di luar batas kewenangannya. Ia juga sulit bekerja sama dengan orang di luar hirarkinya, apalagi dengan orang yang lebih ahli daripadanya.

Sebaiknya di dealer ada jenjang karir dan pelatihan yang cukup untuk menciptakan pemimpin. Apalagi banyak orang yang mau jadi pemimpin karena tergiur oleh fasilitas yang tersedia. Walaupun tidak berbakat, mereka senang mempunyai kedudukan. Mereka sangat bangga kalau dapat memberikan kartu namanya pada lawan bicaranya. Seringkali ia tidak sadar bahwa sebenarnya ia tidak mempu menjadi pemimpin.

Kepemimpinan yang BENAR

Seseorang sebaiknya terus meningkatkan diri mengikuti tangga karir kepemimpinan. Kalau ia mengikuti suatu jenjang karir, ia sudah berpengalaman menghadapi tiap lapisan dalam organisasi dan situasi di dalamnya. Ia tentu sudah mengetahui kesulitan apa yang harus di hadapi dalam tiap lapis jenjang organisasi, sehingga ia dapat memperbaikinya kelak kalau ia duduk di jenjang kepemimpinannya. Peningkatan karir sebaiknya selalu diikuti dengan berbagai macam pelatihan dan tanggung jawab, agar ia kelak siap menjabat kedudukan tersebut.

Ada 4 jenjang kepemimpinan umum, yang sebaiknya dijalani seorang calon pemimpin, yaitu :
1. KEDUDUKAN
Seringkali kepemimpinan seseorang dimulai ketika ia diberi kedudukan atau jabatan. Bila kita memang mendapat jabatan kepemimpinan tersebut, jangan kita bertahan di level tersebut.
Dalam tahap ini, kewenangan kita biasanya hanya sebatas uraian kerja yang diberikan. Kita harus berusaha keras untuk naik ke jenjang yang lebih tinggi. Terlalu lama dalam pada tingkatan ini, akan membuat bawahan kita gelisah dan semangat kerjanya menurun.
2. DIAKUI
Pada tingkatan ini,bawahan akan mulai menghargai kita setelah melihat hasil kepemimpinan kita yang makin meningkat. Kita mulai mendapat dukungan dari atasan, bawahan dan lingkungan.
Dalam suatu jenjang kepemimpinan, dukungan itu sangat penting, bahkan vital. Seorang pemimpin harus mempunyai pengikut, kalu tidak, ia bukan seorang pemimpin. Kalau ia tidak mendapat dukungan dari bawahan atau atau atasan, maka kepemimpinannya akan menjadi goyah.
3. BERTUMBUH
Pada level ini, organisasi dan staf makin bertumbuh sebagai akibat kepemimpinan kita. Kita harus mempertahankan level ini, jangan sampai turun (mengalami demosi). Organisasi yang bertumbuh adlah organisasi yang sehat. Organisasi akan bertumbuh sesuai pertumbuhan kemampuan pemimpinnya dan tidak dapat melampaui batas kemampuan dari pemimpin. Kalau katakanlah pemimpin mempunyai kemampuan 6, maka organisasinya akan bertumbuh mencapai angka 5. Jadi seorang pemimpin harus mendorong dirinya ke level yang lebih tinggi agar organisasinya juga ikut bertumbuh.
4. BERWIBAWA
Dalam tingkatan ini, pemimpin telah mencapai kematangannya. Ia dihargai, diakui dan telah menjadi matang, bahkan telah menajdi panutan bagi bawahannya. Ia telah mencapai suatu kewibawaan. Namun. Tidak semua orang dapat mencapai level ini. Tingkatan ini perlu upaya keras dan kemauan belajar terus menerus.

3 komentar:

  1. Salam Hormat,
    Perkenalkan nama saya eddy dari Surabaya, saya sangat interest dengan blog bapak.
    Dalam waktu dekat bulan April 2009 ini saya akan melaunching www.hinoonlineparts.com dengan main-bussines penjualan suku cadang original HINO secara online di Indonesia.
    Semoga kita dapat berbagi informasi di kemudian hari.
    Salam sukses.
    Emmanuel Eddy P.

    BalasHapus