Hino New Generation Ranger pertama di dunia, hadir di Indonesia!

Prestasi membanggakan Hino Indonesia sebagai pusat otomotif dunia dengan Grand Launching HINO NEW GENERATION RANGER.....

PERTAMA DI DUNIA!

Selasa, 24 September 2019

Hino perhatikan sistem rem dengan Retarder Transmission yang jamin faktor aman

PT. Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama dengan kedua dealer resmi di Jawa Barat PT Indosentosa Trada (IST) dan PT Maya Graha Indah (MGI) menggelar road test Hino Bus RN 285, FC Bus dan Microbus 110SDBL untuk menguji ketangguhan mesin dan kenyamanan bus Hino.

Mengundang para Pengusaha Otobus (PO) di daerah Jawa Barat, acara road test ini diikuti oleh lebih dari 70 pengusaha otobus yang bergerak dibidang transportasi antar kota maupun pariwisata. Mengambil rute dari Hotel Holiday Inn Pasteur menuju kawasan Lembang.

Bus – Bus Hino selalu kami optimalkan untuk memberi nilai lebih bagi pengusaha bus, sehingga para customer dapat memaksimalkan keuntungan untuk kemajuan bisnis mereka sekaligus meminimalkan biaya operasional. Dimana ini merupakan prinsip Total Support Hino kepada pelanggan setianya". Ungkap Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur HMSI.

Road test ini dilakukan untuk mengenalkan fitur atau pengembangan terbaru dari FC Bus, dimana terdapat perubahan dari sebelumnya menggunakan ban dan pelek 8.25 R16 kini FC Bus menggunakan ban dan pelek 9.5 dan R 17.5 untuk menambah kenyamanan dalam berkendara. Dengan perubahan ban dan pelek ini maka gap antara brake drum dan velg menjadi lebih besar sehingga sirkulasi udara panas pada ban menjadi lebih baik.

Hal ini dapat mengurangi kejadian ban pecah saat di kendarai. Tidak hanya itu, saat ini FC Bus telah menggunakan ban radial tubeless sehingga lebih mudah dalam perawatan dan lebih hemat biaya karena tidak harus mengganti ban dalam.


Sedangkan unit kedua yang turut dalam roadtest ini adalah Microbus 110 SDBL kini hadir dengan bodi yang jumbo untuk menambah kenyamanan bagi penumpang karena jarak antar tempat duduk dapat diatur lebih luas sehingga penumpang tidak mudah lelah selama perjalanan. Dengan dimensi rangka lebih panjang membuat kapasitas penumpang menjadi lebih banyak hingga 19 tempat duduk.

Selain itu dengan rangkanya yang panjang membuat karoseri dapat mendesain bodi bus dengan bagasi yang lebih luas dan ini menjadi solusi terbaik untuk transportasi terutama untuk travel atau pariwisata dalam mengangkut barang – barang wisatawan yang banyak, dimana kapasitas bagasi dapat diisi sampai 21 koper yang berukuran sesuai dengan yang diperbolehkan dalam kabin pesawat.

Road test ini juga sebagai ajang untuk memperkenalkan transmisi baru dari Hino Bus RN 285 yang saat ini menggunakan tipe ZF6S1010B0 over drive yang lebih bertenaga dan hemat bahan bakar dalam pengoperasian.

Hino Bus RN 285 saat ini juga memiliki Retarder Transmission yang membantu proses pengereman menjadi lebih aman dan nyaman bagi penumpang dan juga pengemudi. Keuntungan lainnya dengan penggunaan retarder ini adalah mengurangi lelah pengemudi karena frekuensi mengijak pedal rem yang berkurang sehingga berdampak juga terhadap penghematan penggunaan kanvas rem untuk menghemat biaya operasional pengusaha bus.

2020 Pemrov DKI cabut izin operasional bus yang lebih dari 10 tahun

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan akan mencabut izin operasional bus yang sudah berusia di atas 10 tahun pada 2020 untuk menekan pencemaran udara.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan bahwa rencana pencabutan izin operasi bus berusia di atas 10 tahun merupakan implementasi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kita akan tindak izin operasionalnya dan sudah pasti dicabut begitu melanggar," katanya.
Sebelum mencapai usia operasional 10 tahun, dia menyatakan pemerintah setempat mengajak seluruh operator bus untuk bergabung di sistem Jak Lingko agar pelayanan transportasi umum di ibu kota semakin terintegrasi.

"Jadi kita punya periode enam tahun untuk masyarakat bersiap bahwa kendaraan yang beroperasi di Jakarta usianya maksimal 10 tahun," ujar dia.

Secara umum, ujarnya, kualitas udara di Jakarta bukan ditentukan oleh kegiatan pemerintah saja, tetapi juga kegiatan ekonomi dan rumah tangga.
Oleh karena itu, peran masyarakat diharapkan lebih tinggi untuk menekan polusi udara di Jakarta dengan mendukung kebijakan yang dibuat pemerintah setempat.

Sabtu, 21 September 2019

Kemenhub berencaba naikkan DENDA TILANG untuk menekan kendaraan ODOL

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ingin besaran denda tilang bagi truk yang kelebihan muatan dinaikan.
Saat ini denda maksimal bagi truk yang kelebihan muatan hanya Rp 500.000 sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
"Nanti bisa di atas Rp 500.000. Denda maksimalnya lebih dari itu," ujar Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi.

Meski ada ketentuan denda maksimal, namun besaran denda yang biasa dijatuhkan kepada pelanggar truk kekebihan muatan hanya sekitar Rp 150.000 - Rp 200.000.

Menurut Budi, denda tersebut tidak memberikan efek jera sehingga masih banyak yang melanggar ketentuan Over Dimension and Over Loading ( ODOL).
Oleh karena itu menurutnya, perlu ada kebijakan baru agar denda tilang truk kelebihan muatan bisa lebih besar.

Kemenhub, ucapnya, akan bekerjasama dengan Korlantas Polri, Bina Marga hingga operator jalan tol untuk menindak tegas truk yang melebihi muatan tersebut.
"Kami akan mengadakan komitmen bersama untuk memulai penegakan hukum tegas pada kendaraan ODOL," ucapnya.

Kendaraan yang kelebihan muatan kerap kali mengalami kecelakaan. Contoh terbaru yakni kecelakaan beruntun di Km 92 Tol Cipularang awal September 2019 lalu.

Gara-gara kelebihan dimensi, Kemenhub potong truk di Bekasi

Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IX Jawa Barat memotong kendaraan kelebihan dimensi di Tambun, Bekasi.

Kepala Seksi Sarana Prasarana BPTD IX Jabar Budi Santoso mengatakan, kendaraan yang ditindak tersebut milik SS Trans Logistics yang digunakan sebagai pengangkut air minum merek Sosro. 

"Pihaknya bersedia mengikuti Peraturan Pemerintah sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 Tentang Kendaraan," ujar Budi dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Budi, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian penertiban Over Dimensi Over Loading (ODOL) yang akan terus dilaksanakan oleh BPTD Wilayah IX. Hal itu dilaksanakan demi terciptanya kenyamanan, keamanan, dan keselamatan di jalan.
 
"Salut untuk SS Trans Logistics yang sangat mendukung dan bersedia mengikuti Program dan Peraturan Pemerintah, semoga ini dapat menginspirasi pengusaha angkutan lainnya agar dapat mengikuti jejak demi kenyamanan, keamanan, dan keselamatan berkendara," ungkapnya. 

Pemerintah terus menggaungkan pengentasan ODOL baik di jalan nasional dan jalan tol untuk keselamatan bersama. "Karena keselamatan tanggung jawab kita bersama," kata Budi. 


Mulai tahun 2020 truk dan bus tidak bisa sembarangan masuk jalan tol

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana untuk membatasi kendaraan berat seperti truk dan bus beroperasi di jalan Tol. Aturan pembatasan ini diharapkan bisa terlaksana mulai 2020, karena dalam kurun waktu beberapa hari banyak kecelakaan yang memakan korban jiwa. 

Sebagaimana dikatakan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Pandu Julianto, rencana pembatasan jalur operasional kendaraan berat di jalan Tol merupakan salah satu bagian dari upaya pemerintah mengurangi tingkat kecelakaan yang melibatkan bus dan truk di jalan raya.

Selain melakukan penertiban secara nasional, kami bersama Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT) akan menindak tegas kendaraan berat yang akan masuk tol. Diharapkan pelaksanaannya bisa dimulai tahun depan," ujarnya.

Maka, bagi kendaraan berat seperti truk yang terbukti ODOL atau over dimension overloading tidak boleh mengakses jalan bebas hambatan. Begitu pula ketika kendaraan tersebut ditemukan sedang beroperasi, akan dikeluarkan di gerbang Tol terdekat.
Mulai tahun depan, Kemenhub juga bakal mulai menggunakan sistem elektronik untuk pengujian kendaraan niaga dan bus. Sehingga, perilaku pemalsuan dokumen uji layak kendaraan niaga bisa dipangkas habis. 

"Tidak dipungkiri bahwa memang banyak truk yang tidak pernah ikut uji layak dan memalsukan dokumennya. Jadi, mulai tahun depan kita akan lakukan semuanya pakai sistem elektronik, rekam data jelas dan mudah. Buku manual tidak akan diterbitkan lagi," ujar Pandu.

Lesunya bisnis Tambang mempengaruhi pasar truk klas berat

Lesunya sektor tambang mempengaruhi pasar truk kelas berat. Direktur Penjualan dan Promosi Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) Santiko Wardoyo mengatakan, kondisi yang tidak bagus di sektor tambang, khususnya tambang batubara mengakibatkan penjualan truk Hino menurun.
"Dibandingkan tahun lalu turun sekitar 16,5%," kata Santiko

Asal tahu saja, selama ini permintaan truk kelas berat Hino berasal dari berbagai wilayah pertambangan seperti Kalimantan dan Sumatra. Hitungan dia, sebesar 80% hingga 90% permintaan datang dari Kalimantan.

Penurunan penjualan mulai dirasakan sejak awal tahun. Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China menjadi salah satu pemicu lesunya sektor tambang. Santiko bilang, selama perang dagang masih berlangsung, penurunan penjualan truk kelas berat masih akan terjadi.

Oleh karenanya, hingga akhir tahun ini Hino tidak mau berharap banyak. Hino merasa kondisi pasar masih berat. Melihat permintaan yang lesu, Hino pun cenderung mengambil sikap wait and see hingga kondisi pasar kembali pulih.

Tidak hanya Hino, penurunan permintaan pasar juga dirasakan truk kelas berat Volvo. Chief Executive Officer PT Wahana Inti Selaras Bambang Prijono mengatakan hingga akhir tahun diproyeksikan penjualan truk berat Volvo mencapai 450 unit hingga 500 unit. Padahal tahun sebelumnya, penjualan bisa mencapai 600 unit.

Bambang juga melihat, lesunya sektor tambang menjadi pemicu utama lemahnya permintaan truk kelas berat. Pasalnya, hampir 90% pasar truk berat adalah sektor tambang.

Hingga akhir tahun ini, Bambang memprediksi, penjualan truk kelas berat Volvo maksimal sekitar 1.800 unit. Padahal di tahun lalu, penjualan bisa mencapai kurang lebih 2.400 unit

Sabtu, 07 September 2019

Hino Hybrid yang ramah lingkungan

Dunia sekarang ini sedang gencar-gencarnya mempromosikan kendaraan yg ramah lingkungan.
Bgm dgn Indonesia?..tentu saja pemerintah sekarang ini sangat memoerhatikannya.

Dimulai dgn penerapan bhn bakar B30...kendaraan listrik...dan hybrid.

Teknologi ini memang canggih. Tentu saja Hino jg sdh mempersiapkan salah satu andalannya yaitu Hino Hybrid. Memang ini masih prototype di Indonesia.
Tapi tidak menutup kemungkinan untuk mulai dipasarkan.

Tentu dukungan dari pemerintah adl kuncinya. kita tunggu saja...





Minggu, 01 September 2019

Hino buka layanan Aftersales di Gresik

Gresik bisa Kita tempuh sekitar 1 Jam dari kota Surabaya. Lokasinya yg merupakan daerah industri maka tentu tdk heran bila jumlah Kendaraan Hino cukup significant.

HINO sebagai pakarnya kendaraan Bus danTruk akan terus mendukung bisnis para pelanggannya.

Maka mulai Agustus 2019 beroperasilah SERPO yatu sibgkatan dari Service Point.
Tentu disini, akan dikyani kendaraan Hino yg akan di perbaiki.

Jadi, beli Hino...nggak repot perawatannya...

Hino Hybrid yg ramah lingkungan hadir di Electric Motor Show 2019

Pt. Motor Sales Indonesia (HMSI) berkomitmen untuk memperkenalkan kendaraan komersial ramah lingkungan di Indonesia. Seperti memamerkan Hino Hybrid yaitu  kendaraan ramah lingkungan di Indonesia Electric Motor Show 4-5 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta. 

Hadirnya Peraturan Presiden (Perpres) terkait kendaraan listrik menandakan pemerintah ingin mendorong pelaku industri otomotif membangun kendaraan listrik di Indonesia. 

Menurut Santiko, komposisi kendaraan komersial dan passanger berbeda jauh. Populasi mobil passanger mencapai 85 persen, sehingga itu yang menjadi target untuk mengurangi polusi udara.

" Jadi kalau dari sudut Hino, kita punya hybrid, ini yang kita mau coba pelajari terus. Sampai mana bisa kita kembangkan, atau bisa menjadi pilihan untuk government untuk di komersial nantinya, " pungkasnya.

Hino catatkan prestasi di MURI

Tahukah...bahwa Hino tidak hanya dikenal dgn produk dan layanan Aftersalesnya...
Tapi punya prestasi yg patut dibanggakan yaitu: pemegang kategori Kompetisi Safety Driving Pertama di Kelas Truk Ringan dan Kompetisi Safety Driving Peserta Terbanyak!

Inilah bukti komitmen Hino utk berikan layanan TITAL SUPPORT dgn memberikan edukasi dan pengetahuan lebih kepada para driver atau pengemudi tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara untuk kemajuan bisnis pelanggan.

Hino sudah siapkan Dealer di Penajam Petung Kaltim

PT Kumala Motor Sejahtera Bersama (KMSB) dealer resmi merek dagang Hino untuk wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Timur, membuka layanan servis terbaru di Petung, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.

Menurut keterangan A. Donny Manggabarani, Branch Manager PT KMSB wilayah Kaltim, memasuki kuartal ketiga tahun ini catatan pertumbuhan Hino secara nasional mencapai 74%, untuk Kaltim 71%. Untuk itu, pihaknya menilai perlu pengembangan dan inovasi dari segi pelayanan untuk kostumer Hino di Kaltim.

"Kami jemput bola, jadi pelanggan yang Petung tidak perlu lagi ke Balikpapan," ujarnya pekan lalu di sela-sela costumer gathering di Balikpapan, Kaltim.

"Penjualan rata-rata 20 unit perbulan, apalagi saat ini kami punya produk andalan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di bidang perkebunan sawit dan kontraktor. Hino 130 HD X Power bisa menjawab tantangan di lapangan khususnya di perkebunan yang berlumpur dan penuh tanjakan," ujarnya.

Dia menambahkan pihaknya akan agresif menggarap pasar di Kaltim, baik dari segi peningkatan layanan servis kendaraan, serta program-program menarik yang dilakukan secara berkala untuk calon konsumen.