Hino Service Campaign untuk korban banjir

HINO PEDULI BANJIR !! ***** Dapatkan Discount Suku Cadang 50% dan Pemeriksaan Kendaraan GRATIS !!!



Sabtu, 19 April 2014

JOINS PINKDRIVE’S FIGHT AGAINST BREAST CANCER

Looking resplendent in its PinkDrive colours is this Hino-based mobile mammography unit which will be used in the fight against breast cancer.When actress Angelina Jolie underwent a preventive double mastectomy earlier this year to avoid the possibility of her getting breast cancer, her action raised the profile of this disease around the world. However, in South Africa, PinkDrive has been doing a stunning for many years in educating and raising awareness of this disease among our local population – and specifically in rural areas.

To do this, it has used a small fleets of tucks which has now been added to with a specially-equipped Hino 500-Series 1626 chassis cab fitted with a box body which has joined the fleet of vehicles operated by the PinkDrive charitable organisation for its fight against breast cancer in South Africa.

The box body is kitted out with specialised equipment for doing mammographic screening and is valued at approximately R10-million.

"This is our second mobile mammography unit while we also have a truck-mounted educational unit that traverses the country along with three educational cars," says Noelene Kotschan, founder and director of PinkDrive.

The mobile mammography units travel to semi-urban and urban areas with the objective of enabling various disadvantaged communities access to education, physical examination and how to do breast self-examination in the fight against cancer.

"We've already provided over 5 000 free mammograms, done over 54 000 clinical breast examinations, educated over 79 000 people and distributed over 90 000 items of educational material," says Kotschan.

The fact that Bidvest is a major sponsor of this project resulted in the group's McCarthy automotive retailer being called on to supply the vehicle. In the end, it was Hino Selby that undertook the project which included lengthening a long-wheelbase Hino 1626 chassis cab and coordinating the construction and fitment of the box body by Elite with MWS supplying specialised components.


The recent handover of the Hino-based mobile mammography unit to PinkDrive was a high profile event in terms of support from central and local government. Here the Deputy Minister for Women, Children and People with Disabilities, Hendrietta Bogopane-Zulu, is seen being interviewed outside the vehicle.

The medical equipment is fitted in three portioned areas in the air conditioned body. The Hino tows a big generating set so that the unit is self-sufficient.

The handover of the unit took place in Johannesburg recently and was attended by First Lady Tobeka Madiba-Zuma, Deputy Minister of Health, Dr Gwen Ramokgopa and Deputy Minister of Women, Children and People with Disabilities, Ms Hendrietta Bogopane-Zulu as well as the MEC of Health for Gauteng, Hope Papo.

Rabu, 16 April 2014

HINO Indonesia Dukung Edukasi Pengelolaan Sampah di Wakatobi

Wakatobi kini telah dikenal luas sebagai salah satu destinasi wisata bahari yang menjanjikan, tidak hanya bagi wisatawan domestik namun juga wisatawan manca negara. Dan gencarnya promosi wisata petualangan bawah laut Wakatobi turut mendorong peningkatan jumlah wisatawan secara signifikan.

Sayangnya, kerap kali peningkatan okupasi wisatawan tidak dilakukan beriringan dengan kesiapan pengelolaan lingkungan oleh masyarakat setempat. Dan hal ini terkadang diperburuk oleh kebiaasaan perilaku hidup sehari-hari masyarakat yang tidak sadar akan pentingnya sanitasi lingkungan.

Wakatobi merupakan gugusan kepulauan yang terdiri dari 4 (empat) pulau besar: P. Wangi-Wangi, P. Kaledupa. P. Tomia dan P. Binongko dan termasuk dalam kawasan perlindungan Segitiga terumbu karang (Coral Triangle). Perairan Wakatobi seluas 1,39juta ha mayoritas didiami oleh masyarakat suku Buton sebagai penduduk asli Wakatobi dan mereka hidup berdampingan dengan masyarakat suku Bajau atau lebih dikenal dengan Bajo Wakatobi. Sebagai suku pengembara, suku Bajo membangun perkampungan di atas laut sehingga terbangun interaksi secara langsung dari kehidupan masyarakat Bajo dengan laut.

Namun kondisi memprihatinkan terjadi disekitar kampung Bajo Desa Mola, Kabupaten Wakatobi. Kanal-kanal disekitar rumah-rumah mereka dipenuhi oleh sampah yang menumpuk. Sampah-sampah itu datang tidak hanya berasal dari sampah rumah tangga Bajo Mola namun juga sampah penduduk yang tinggal di daratan dan sampah dari laut yang terbawa arus hingga mencapai kanal.  Oleh karena itu pengelolaan sampah sangat diperlukan di perkampungan masyarakat Bajo.

WWF-Indonesia Program Wakatobi bersama dengan fasilitator dari masyarakat setempat mengembangkan modul kurikulum pengelolaan sampah yang diterapkan pada 3 sekolah di Desa Mola Raya sebagai sarana edukasi. Modul ini diterapkan tidak hanya untuk sekolah namun juga untuk masyarakat suku Bajo Desa Mola secara keseluruhan. Demikian halnya kaum wanita sebagai garda terdepan terciptanya keluarga sejahtera menjadi sasaran program edukasi. Sehingga pentingnya lingkungan yang bersih tidak hanya dilakukan di sekolah namun juga di rumah.

Dalam upaya mengedukasi masyarakat Bajo mengenai dampak buruk membuang sampah kelaut, WWF-Indonesia didukung oleh HINO Indonesia, mitra yang selalu terdepan dan memiliki visi menjadi panutan dalam mendorong kesadaran lingkungan. Program edukasi pengelolaan sampah menjadi prioritas utama saat ini khususnya kepada para siswa dan ibu rumah tangga suku Bajo sehingga dalam radius 50 meter dari lingkungannya diharapkan bebas sampah.

"Potensi keindahan laut Wakatobi sungguh memikat dan menjadi tujuan pecinta olahraga bawah air. Namun dapat kita ditemui permasalahan sampah yang nyata dan bila tidak ditangani dengan baik dapat mengancam sanitasi dan kesehatan masyarakat secara langsung," ujar Direktur Marketing WWF-Indonesia Devy Suradji. "Tidak hanya itu, sampah juga dapat mengancam kesehatan kawasan Segitiga terumbu karang (Coral Triangle), termasuk keberadaan ribuan jenis ikan dan terumbu karang didalamnya. Ini artinya akan berdampak terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat dunia," tambah Devy Suradji. Hal ini diungkapkan dalam peresmian kerjasama program edukasi pengelolaan sampah yang dilakukan di Madrasah Iftidaiyah Swasta (MIS)  Desa Mola Nelayan Bakti, Wakatobi, Minggu, 6 April 2014.

Direktur Hino Indonesia, Jayashree Ralhan mengungkapkan bahwa laut Alor Solor telah membawa HINO Indonesia  hingga ke Wakatobi. " Tahun 2013 lalu kami lakukan rehabilitasi terumbu karang dengan metode  Rock Pile di Alor Solor demi membangun kembali rumah ikan disana untuk masyarakat Desa Marisa, P. Kangge. Dan kali ini HINO Indonesia mendukung sepenuhnya program  pelatihan pengelolaan sampah kepada guru-guru sekolah, siswa dan ibu rumah tangga yang ditargetkan di kampung Bajo Desa Mola. Karena kami berkomitmen kuat untuk terus lakukan upaya-upaya pelestarian alam melalui sarana dan prasana edukasi", pungkasnya.

"WWF-Indonesia telah menyusun sebuah modul pengelolaan sampah di laut yang akan digunakan sebagai alat penyadartahuan masyarakat. Hal ini kita harapkan dapat menjadi titik awal pengelolaan yang efektif  untuk mencapai perlindungan terhadap keaneka ragaman hayati  sekaligus kesejahteraan masyarakat yang tinggal di dalam kawasan Taman Nasional Wakatobi", penjelasan Project Leader WWF-Indonesia Program Wakatobi Sugiyanta. "Oleh karenanya kolaborasi berbagai pihak baik sekolah,  Kepala Desa serta Dinas Kebersihan dan PKK menentukan kesuksesan program ini", tambah Sugiyanta.

Tiga pilar besar yaitu lingkungan, pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas yang memayungi kegiatan-kegiatan sosial HINO Indonesia yang sudah dilakukan sejak tahun 2007. Dan komitmen HINO Indonesia terhadap lingkungan dan konservasi ditunjukkan melalui produk-produk bus dan truk  yang sudah memenuhi syarat kepatutan EURO 2 dengan standard lingkungan hidup di Indonesia. Program edukasi pengelolaan sampah di Wakatobi merupakan program tahun ke-4 yang didukung oleh HINO Indonesia setelah program edukasi Panda Mobil, program reforestasi hutan di Taman Nasional Sebangau dan program rehabilitasi terumbu karang di Solor Alor, NTT.

4 varian Hino hadir di Pameran Otomotif Semarang

 PT Hino Motors Sales Indonesia, agen tunggal pemegang merek Hino, menampilkan 4 unit produk unggulan pada Pagelaran Pameran Otomotif Semarang (Pose) 2014 yang berlangsung di Marina Convention Center, Semarang pada 16-20 April 2014.

Ferdiansyah, Event and Merchandising Department Hino Motors Sales Indonesia, mengatakan keikut sertaan Hino yang pertama dalam pagelaran Pose menampilkan empat produk unggulan yaitu Dutro 110 SD Long, Dutro 110 LD Long, Dutro 110 SDBL Prestigo, dan Ranger SG 260 J.

Adapun spesifikasi Hino Dutro 110SDL dan 110 LDL tersebut antara lain sebagai truk ringan dengan ruang kargo terpanjang di kelasnya, cocok sebagai truk kargo barang yang bervolume besar atau dijadikan kendaraan vehicle carrier.

Selanjutnya, Hino Dutro Bus 110 SDBL merupakan mikrobus 4 roda dengan ruang kabin ekstra luas, yang dilengkapi sistem suspensi khusus dan full-floating body mounting yang memberikan kenyamanan dengan tiga pilihan warna putih, silver dan abu-abu.

"Tidak hanya itu, kami juga menghadirkan truk medium Hino SG 260 J yang sudah terbukti kualitasnya. Tractor head Hino Ranger itu mempunyai tenaga mesin 260 PS yang tangguh," katanya.

Menurutnya, Hino Motors Sales Indonesia mengganden mitra bisnisnya pemilik diler Hindo di Semarang yaitu PT Cemaco Makmur Corporatama dan PT Duta Cemerlang Motors untuk keikut sertaannya dalam pameran Pose 2014.

Sementara itu TeranggonoMuljono, Direktur Utama PT. Cemaco Makmur Corporatama, mengatakan booth Hino di Pose 2014 bertema Maximizing Range menyediakan pilihan truk dan bus lengkap untuk para konsumen mulai dari tenaga mesin kecil, sedang hingga  besar, dengan mesin Common Rail atau mekanis.

"Hino juga memberikan pilihan produk lengkap dari ragam pilihan sasis, pilihan fungsi body dan lainnya sesuai dengan kebutuhan konsumen," ujarnya.


Hino hadir di Pameran Otomotif Semarang

Hari ini Pameran Otomotif Semarang (POSE) resmi dibuka oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi. Pameran yang diselenggarakan oleh PT Dyandra Promosindo ini berlangsung mulai Rabu (16/4) hingga lima hari mendatang di Marina Convention Center, Semarang, Jawa Tengah.

Pameran otomotif terbesar di Jawa Tengah ini memanfaatkan lahan seluas 8.212 meter persegi dan menghadirkan lebih dari 40 stand, serta 16 Agen Pemegang Merek (APM) yaitu 12 merek kendaraan penumpang, 2 merek kendaraan niaga, 2 merek kendaraan roda dua, serta 21 industri pendukung otomotif dan aksesoris.

Kedua belas merek kendaraan penumpang yang tampil antara lain diantaranya BMW, Chevrolet, Daihatsu, Datsun, Ford, Honda, Hyundai, Kia, Mitsubishi, Nissan, Renault, dan Suzuki. Untuk kendaraan komersial diwakili oleh Hino dan Isuzu.

Peserta kendaraan roda dua diwakili oleh Honda dan Kawasaki, dan sisanya merupakan peserta dari industri pendukung otomotif mulai dari kaca film, oli, helm, aksesoris mobil.
 
Untuk masuk ke arena POSE yang dibuka mulai pukul 11.00 hingga 22.00 WIB ini, para pengunjung dikanakan biaya sebesar Rp10 ribu. Pada penyelenggaraan yang pertama ini, POSE diharapkan mampu menarik 20 ribu pengunjung.

"Kami optimistis masyarakat akan antusias berkunjung ke POSE, karena selain dapat menikmati berbagai kendaraan dan teknologi yang dipamerkan, para pengunjung juga akan menikmati beragam hiburan dan fasilitas selama berada di lokasi pameran," jelas Abiyoso Wietono, Manager Divisi Otomotif Dyandra Promosindo.

Untuk kenyamanan pengunjung, panitia menyiapkan fasilitas free shuttle bus dengan area penjemputan dari 2 lokasi yaitu Hotel Santika Gramedia Pandanaran dan Hotel Amaris Pemuda yang beroperasi mulai pukul 11.00 - 20.00 WIB.

Hino apakah ini?

Hino sebagai pakarnya bus dan truk, terus berinovasi.
Maximizing Range yg artinya Hino telah hadir dgn beragam pilihan. Mulai dari klas Dutro, Ranger dan Profia.

Kendaraan Hino juga di ciptakan dgn High Quality, Durability dan Realibility shg kendaraan Hino terkenal dgn kualitasnya.

Layanan Total Support, artinya customer Hino tinggal pakai Hinonya saja. Untuk service dan spare part? Serahkan ke dealer Hino saja...

Para dealer Hino akan mengganti Spare Parts dan Jasa Perawatan selama 1tahun! atau 60.000km!
Wouwwwe.. Bisnis Anda akan makin lancar dgn Hino.

Untuk para konsumen Hino... Tunggu kejutan dari Hino!

Hino akan memberikan surprise! .....

Hino Move To The Next Stage

Senin, 07 April 2014

Hino Price List Terbaru

Price List suku cadang Hino terbaru, telah terbit. Berlaku mulai per April 2014.

Untuk informasi detail, hubungi Dealer Hino terdekat.

Batik Hino

Bagaimana kesan Anda dengan batik Hino ini?
hemmm.. warna merah menyala, membangkitkan semangat untuk melayani para customer Hino dgn lebih baik lagi.

Ya, ini batik akan dipakai untuk acara Parts Manager Conference 2014 di Lombok.