Hino New Generation Ranger pertama di dunia, hadir di Indonesia!

Prestasi membanggakan Hino Indonesia sebagai pusat otomotif dunia dengan Grand Launching HINO NEW GENERATION RANGER.....

PERTAMA DI DUNIA!

Kamis, 10 Juli 2014

Start gemilang Hino di semester pertama 2014

PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) mencatatkan prestasi baik di awal 2014. Penjualan Januari-Mei mencapai 13.932 unit atau naik sedikit dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu 13.649 unit. Angka tersebut diperoleh dari penjualan kendaraan komersial kategori 2 dan 3, di saat pasar otomotif dan perekonomian tak sebaik tahun lalu.

Jika dirinci lebih detail per kategori, angka penjualan Hino naik meski pasar secara total turun. Untuk penjualan kendaraan di kategori 2 (light duty truck) misalnya, Hino meraih 7.064 unit pada Januari-Mei, naik sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Padahal, pasar di kategori ini turun 8 persen.

Begitu juga dengan kategori 3 (medium truck) yang menjadi andalan Hino selama ini. Periode Januari-Mei 2014 berhasil menjual 6.792 unit atau menguasai pasar 64,4 persen, naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni 60 persen. Di kategori ini pasar total turun cukup drastis sebesar18 persen.

Direktur Promosi dan Penjualan HMSI Santiko Wardoyo mengatakan, Hino di Indonesia semakin dipercaya masyarakat. Target pangsa pasar pun sudah diraih dalam beberapa bulan di 2014. "Semua kategori sudah mencapai target market share. Selanjutnya kami tinggal memelihara tren positif ini," ujarnya.

Produk dan layanan
Ditambahkan, kekuatan Hino ada pada produk yang tangguh dan pelayanan total support yang selama ini dijadikan ujung tombak. Apalagi, Mei lalu, HMSI meluncurkan produk terbaru Hino FC190J, truk berkonfigurasi 4X2 bermesin commonrailyang punya keunggulan pada volume muatan. Ruang cargo 7,1 meter membuat truk ini menjadi pilihan baru para pengusaha pengiriman.

Santiko juga menegaskan bahwa pelayanan yang baik adalah kunci sukses kendaraan komersial. Hino memberikan dua nilai, waktu operasi 100 persen dan meminimalkan biaya operasional kendaraan. "Layanan purna jual kami harus baik, misalnya servis cepat. Karena kami tak ingin truk mengendap beberapa hari hanya untuk perbaikan dan harus absen mencari uang," tukasnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar