Hino New Generation Ranger pertama di dunia, hadir di Indonesia!

Prestasi membanggakan Hino Indonesia sebagai pusat otomotif dunia dengan Grand Launching HINO NEW GENERATION RANGER.....

PERTAMA DI DUNIA!

Jumat, 11 Desember 2015

Hino gelar Customer Gathering di Makasar



Memperkuat brand image di masyarakat, sekaligus bentuk apresiasi, khususnya ke customer loyal yang mempercayakan kebutuhan berkendaranya ke produk-produk berkualitas. Manajemen PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama PT Kumala Motor Sejahtera (KMS), selaku dealer resmi HINO di Sulsel, menggelar customer gathering di Grand Clarion Makasar.

Hadir pada kegiatan tersebut, Presiden Direktur HMSI Hiroo Kayanoki, General Manager HMSI Irwan Barlian, Direktur PT KMS Erick Tandiawan dan General Manager PT KMS Jhony Tanaka.

General Manager PT KMS, Jhony Tanaka mengatakan, kegiatan ini sebagai ajang ramah tamah antara manajemen HINO dengan customer Makassar. Sebanyak 100 customer, terdiri dari customer fleet pengguna HINO baik Ranger maupun Dutro.

"Kami benar-benar memanjakan para customer setia, makanya acara yang dihadirkan sifatnya hiburan seperti live music, doorprize hadiah langsung serta paket promo pembelian HINO," katanya.

Paket promo yang dimaksudkan, meliputi bunga 0%, program subsidi angsuran hinggacash back jutaan rupiah.

Sementara itu, Direktur HMSI Hiroo Kayanoki menuturkan, dalam mengembangkan usaha HINO selalu memberikan total support bagi customernya. Bisnis HINO, selalu memaksimalkan profit bagi pelangg
an dengan masa operasional 100% dan meminimalkan biaya operasional kendaraan.

"Melalui total support, kami berharap dapat memperkuat brand Image HINO Indonesia dan Makassar khususnya. Untuk itu, sangat berterima kasih atas loyalitas customer khususnya perusahaan-perusahaan yang sudah men-support," tuturnya.

Sementara itu, Direktur PT KMS Erick Tandiawan menambahkan, Makassar menjadi pasar potensial karena peran sentral sebagai pusat bisnis di KTI. Mulai dari perdagangan, sektor jasa hingga pariwisata, membutuhkan kendaraan komersial yang kuat guna mendukung kelancaran operasional usaha.

"Selama periode Januari sampai September, area Makassar mampu menjaga market sebagai leader di kelas medium duty truckdengan menguasai market share hingga 60%, sekaligus memperkuat posisi HINO di kelas tersebut sebagai market leader selama 15 tahun," ujarnya.

 

Jumat, 04 Desember 2015

Memperbaiki dengan Kaizen

Sebagai Training Center maka PT HMSI terus melakukan Kaizen agar layanan menjadi lebih cepat, lebih efisien dalam waktu ataupun dalan proses pekerjaan.

HML juga beri dukungan kepada PT HMSI dengan menempatkan orangnya selama 2 bulan. Mereka memberikan pelatihan dan contoh kepada HMSI bagaimana dan apa saja yang harus diperbaiki.

Pembuatan Kaizen Room sebagai yempat untuk berdiskusi dan review aktivitas Kaizen sevara rutin. Karyawan dengan mudah memonitor dan terus melakukan Kaizen.

Penempatan alat-alat secara teratur. Tidak berantakan. Sehingga mekanik dapat melakukan pekerjaan dengan cepat.

Yang tak kalah pentingnya, adalah Tools Management yaitu bagaimana aturan peminjaman alat. Sehingga termonitor yg meminjam dan mudah mendeteksi jika ada alat yang hilang.

5S harus benar-benar di terapkan. Kondisi bengkel yang bersih, teratur akan memotivasi karyawan.

Kaizen tidak akan berhenti disini saja. Tapi akan terus berlanjut sehingga Training Center Hino bisa menjadi contoh dealer. Dan dealer bisa menerapkannya.


Senin, 30 November 2015

Hino latih tenaga mekanik untuk layanan After Sales yang prima


Perbaikan kendaraan Hino di dealer semakin efisien. Didukung dengan peralatan standar dan juga keahlian mekanik yang trampil.

PT HMSI secara rutin melakukan pelatihan kepada para calon mekanik di dealer. Mereka dididik tidak hanya teori tapi juga praktek untuk bisa memperbaiki kendaraan Hino.

Para mekanik Hino dididik di Training Center selama 6 bulan. Pengetahuan tentang kendaraan Hino, perawatan dan perbaikan Hino baik mesin maupun transmisi menjadi makanan mereka selama training.

Tak cukup pengetahuan tentang service, para peserta juga dibekali dengan pengetahuan tentang spare parts. Yang utama adalah membedakan spare parts yg ASLI vs IMITASI.

Hal ini karena banyaknya spare parts palsu yang beredar di pasar. Dengan iming-iming harga lebih murah dari dealer. Tapi mereka tertipu sehingga umur kendaraan Hino menjadi lebih pendek bahkan bisa menimbilkan kerusakan.

Hino benar-benar mempersiapkan para tenaga mekaniknya dengan baik. Dukungan peralatan standar Hino yang tersedia di setiap dealer menjadikan jaminan KUALITAS yang prima.

Untuk perawatan dan perbaikan kendaraan Hino, percayakan pada ahlinya yaitu WORKSHOP DEALER.

Sabtu, 28 November 2015

Hanya Hino yang produksi bus dengan bahar bakar CNG

 Hino merupakan satu-satunya produsen yang memproduksi bus berbahan bakar CNG (Compressed Natural Gas) di Indonesia. Produk pertama yang diluncurkan pada tahun 2007, digunakan untuk armada Transjakarta sebanyak 74 unit.

Namun, sejak 2009 hingga 2014, Transjakarta sudah tidak lagi membeli armada baru dari Hino ini, yang menyebabkan produksi bus CNG Hino berhenti sangat lama, sekitar enam tahun.
 
Menanyakan terkait faktor apa yang menyebabkan Transjakarta tidak lagi melakukan pembelian, Santiko Wardoyo, Diektur Sales dan Promosi Hino Motors Sales Indonesia coba menanggapi.
 
"Selain karena memang Hino tidak memiliki armada articulated bus (gandeng), memang harga kami dirasa lebih mahal dibanding bus lain saat itu (2009). Kalau ditayakan harga bus CNG saat ini sekitar  2,1 miliar sudah termasuk karoseri dan AC," ujar Santiko.
 
Santiko melanjutkan, tapi sebenarnya harga lebih mahal sedikit tidak jadi masalah, asalkan tahan lama, serta pelayanan servisnya bagus. Dibanding barang impor lebih murah namun pelayanan purna jualnya tidak bagus. Itu akan lebih boros dan merugikan.
 
"Impor bisa dikatakan mudah apalagi produknya murah, tapi masalah aftersales-nya bagaimana. Membuka jaringan juga tidak mudah. Perlu diketahui, pada dasarnya memang membeli mobil itu gampang, namun merawatnya susah. Namun Hino sudah mempersiapkan semuanya," ujar Santiko.

Jumat, 27 November 2015

Hino kembali produksi bus CNG



Setelah berhenti sejak 2009, produk bis berbahan bakar gas terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG), yang diproduksi oleh PT Hino Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) kembali diproduksi.

Produk ini pertama kali diproduksi pada tahun 2007, untuk memenuhi kebutuhan Trans Jakarta. Namun karena tidak lagi dipesan, produksi diberhentikan hingga 2013.

Kazushi Ehara, Presiden Direktur HMMI mengatakan, sangat bangga produk CNG Hino mulai diproduksi kembali. Dirinya mengklam, Hino merupakan produsen bus pertama dan satu-satunya yang memproduksi bus berbahan bakar gas alam di Indonesia.

"Kami ingin mendukung perkembangan sarana transportasi di Indonesia, terutama TransJakarta. Produksi ulang ini juga bentuk dukungan Hino dalam membantu program pemerintah, dalam menciptakan kondisi udara yang bersih," ujar Kazushi Ehara.

Sementara itu, Dirjen Industri Logam Mesin dan Alat Transportasi Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan menambahkan, langkah yang dilakukan Hino memproduksi kembali bis dengan bahan bakar CNG ini sudah sangat tepat. Ini sejalan dengan program pemerintah dalam mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.

"Bukan hanya di Indonesia ini jadi satu-satunyanya, tapi rasa-rasanya juga satu-satunya di antara negara-negara di Asean. Kami (pemerintah) sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Hino. Semoga produsen bis lain juga mengikuti langkah yang dilakukan Hino. Pembangunan infrastruktur seperti pengisian CNG semoga bisa cepat juga dikembangkan pemerintah," ujar Putu .

Kamis, 19 November 2015

Cara Hino Tingkatkan Layanan Purna Jual

Layanan purna jual jelas menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli sebuah produk, apalagi produk mobil komersial. Tentunya kita sebagai konsumen menginginkan solusi terbaik ketika menghadapi masalah pada produk yang kita beli. Menanggapi kebutuhan konsumen yang demikian, Hino yang bermain di mobil komersial kembali berupaya meningkatkan layanan purna jualnya. Kali ini, Hino meresmikan After Sales Building di Service and Spare Parts Center mereka.

Berlokasi di kawasan industri Jatake, Tangerang, Banten, Hino menunjukkan komitmennya membangun kualitas layanan. Nantinya, gedung yang terdiri dari tiga lantai ini akan menjadi pusat kegiatan mereka dalam mengembangkan seluruh program pelayanan purna jual, baik servis maupun suku cadang, serta Hino Customer Care Center (HC3).
"Dengan kehadiran gedung ini akan mendukung misi kami dalam memberikan layanan yang mengirimkan konsep layanan Total Support kepada konsumen. Dengan konsep ini kami mencoba memberikan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, layanan servis yang andal. Tujuannya untuk memberikan nilai maksimal bagi pelanggan dengan masa operasional 100% namun dengan biaya yang minim," jelas Presiden Direktur Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) Hiroo Kayanoki saat acara peluncuran gedung tersebut di Tangerang.
Selain gedung layanan purna jual yang berdiri di lahan seluas 27.000 m2 ini, HMSI juga memiliki tiga gedung utama lainnya. Pertama,Hino Training Center yang menjadi pusat pelatihan para staff diler dan pelanggan. Gedung ini memiliki fasilitas penunjang, seperti ruang kelas, ruang perangkat dan cutting model, ruang praktik servis dan spare part, dan bengkel pelatihan. Kedua, Hino Spare Parts Center yang merupakan penyimpan suku cadang berkapastitas 23000 item guna menjaga ketersediaannya. Ketiga, Hino Service Workshop yang merupakan areal servis atau perbaikan dengan 11 service bay, 2 express maintenance bay, dan 1 bay brake tester.
Semua fasilitas ini siap mendukung seluruh kebutuhan servis para pelanggan Hino. Selain itu, Hino juga memiliki 2 mobil servis yang dilengkapi berbagai peralatan perbaikan untuk melayani perbaikan ringan di lokasi pelanggan. "Dengan upaya ini, diharapkan dapat menjawab permintaan konsumen yang semakin meningkat terhadap produk Hino," imbuh Santiko Wardoyo, Direktur Sales dan Promosi HMSI.